Marah selalu dikaitkan dengan hal yang negatif. Pada umumnya seseorang yang marah akan melakukan apa saja, tidak peduli dengan lingkungan sekitarnya, dan tidak bisa berpikir dengan rasional. bahkan dalam Islam, marah merupakan tenaga setan yang disimpan oleh Allah dalam tubuh manusia.
Penyebab orang marah bermacam-macam. Karena dihina, diremehkan, diserang, dll. Hal-hal tersebut seringkali membuat orang naik darah atau marah. Namun dibalik memiliki efek negatif, marah juga memiliki efek positif, baik bagi orang yang marah maupun orang yang dikenai marah. Marah akan memberikan energi yang besar untuk memperjuangkan sesuatu. Contohnya, saat kita marah karena dikatakan "bodoh" maka dengan sendirinya kita akan memiliki power untuk lebih bekerja keras agar tidak dikatakan bodoh. Marah juga bisa mengurangi kecemasan saat kita disakiti atau dilukai. Dengan marah kita bisa melepaskan apa yang kita rasakan di hati. Tidak hanya membuat sesak. Ekspresi marah akan memberikan informasi kepada orang lain di sekitar kita tentang suasana hati kita. Jadi orang lain mungkin tidak akan memperkeruh suasana hati kita karena tau kalau kita sedang marah. Ekspresi marah juga akan memberikan kesan yang menakutkan. Hal ini biasanya diperlukan bagi orang-orang pemimpin. Agar mereka dihormati maka mereka memasang ekspresi marah. Yang terakhir marah juga bisa menjadikan pengertian satu sama lain dan cara yang efektif untuk menyelesaikan masalah. contohnya seseorang terlihat mengeluarkan ekspresi marah ketika dikatakan "gemuk". Maka kita akan mengerti hal yang membuatnya marah. dan kita bisa menyelesaikan masalah dengannya.
Namun perlu diingat, marah yang mengandung hal positif bukan marah yang tidak ada batasnya. Marah di situ hanyalah sekedar melepaskan apa yang kita rasakan di hati. Bukan marah yang destruktif..